Olah Raga

Piala Soeratin U17 Jawa Timur Ditunda Mendadak, Askot PSSI Kediri Kecewa

KEDIRI – Pelaksanaan Piala Soeratin U17 Jawa Timur 2026 yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk segera bergulir harus mengalami penundaan. Keputusan tersebut menimbulkan kekecewaan di sejumlah tim peserta, terutama daerah yang telah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah pertandingan.

Penundaan tersebut berawal dari munculnya surat PSSI Jawa Timur bernomor 147/B/PSSI-Jatim/VIII/2026 yang ditandatangani Plt. Asprov Jatim. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa peserta diwajibkan membayar biaya sebesar Rp6 juta.

Selain kewajiban biaya bagi peserta, dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa tuan rumah pertandingan dibebani sejumlah kebutuhan selama pelaksanaan pertandingan. Di antaranya biaya penginapan, konsumsi, serta akomodasi lokal bagi perangkat pertandingan.

Munculnya ketentuan tersebut dalam waktu yang relatif dekat dengan jadwal pelaksanaan kemudian memunculkan polemik di kalangan peserta Piala Soeratin U17 Jawa Timur. Sejumlah tim menyatakan keberatan karena ketentuan pembayaran tersebut dinilai belum dijelaskan secara jelas saat manager meeting yang sebelumnya digelar di Surabaya.

Kondisi tersebut membuat sejumlah tim memilih untuk tidak melakukan pembayaran atau masih belum bersedia memenuhi kewajiban biaya yang tercantum dalam surat tersebut. Situasi itu kemudian berdampak terhadap kesiapan pelaksanaan kompetisi yang sebelumnya telah dijadwalkan.

Karena masih terdapat peserta yang belum melakukan pembayaran, PSSI Jawa Timur kembali mengeluarkan surat dengan nomor 206/B/PSSI-Jatim/VIII/2026. Surat tersebut ditandatangani Sekretaris Umum PSSI Jawa Timur dan berisi keputusan mengenai penundaan pelaksanaan Piala Soeratin U17 Jawa Timur.

Keputusan penundaan tersebut sontak menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya tim yang telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Sejumlah daerah bahkan telah mempersiapkan kebutuhan pertandingan, mulai dari kesiapan tim, perizinan, hingga kebutuhan teknis sebagai tuan rumah.

Ketua Askot PSSI Kediri, Tomi Ari Wibowo, mengaku sangat kecewa dengan keputusan penundaan tersebut. Menurutnya, sebagai salah satu daerah yang telah ditunjuk menjadi tuan rumah, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan secara maksimal untuk menyambut pelaksanaan kompetisi.

“Kita sebagai tuan rumah sudah persiapan penuh. Mulai persiapan tim, perizinan, MCM dan penginapan untuk perangkat pertandingan semuanya siap. Tapi tiba-tiba ditunda,” ujar Tomi Ari Wibowo kepada awak media.

Tomi menilai keputusan penundaan tersebut tentu berdampak terhadap berbagai pihak yang sebelumnya telah mempersiapkan kebutuhan pertandingan. Tidak hanya tuan rumah, tim peserta juga telah melakukan persiapan teknis, termasuk program latihan dan kesiapan pemain untuk menghadapi kompetisi.

Menurut Tomi, kondisi serupa kemungkinan juga dirasakan oleh daerah lain yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Persiapan yang telah dilakukan tentunya membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya sehingga keputusan penundaan yang muncul secara mendadak menjadi sebuah persoalan tersendiri bagi penyelenggara maupun peserta.

Penundaan Piala Soeratin U17 Jawa Timur ini selanjutnya membuat para peserta harus menunggu informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan berikutnya. Kepastian mengenai waktu pertandingan menjadi penting agar masing-masing tim dapat kembali menyusun program persiapan dan kebutuhan teknis.

Dengan adanya polemik terkait biaya peserta dan pembebanan kebutuhan tuan rumah, para pemangku kepentingan diharapkan dapat melakukan komunikasi dan evaluasi secara menyeluruh. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan Piala Soeratin U17 Jawa Timur dapat berjalan dengan baik serta memberikan kepastian bagi seluruh tim peserta dan tuan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”