
KEDIRI – Inter Kediri menyatakan kesiapannya untuk bersaing di ajang Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026. Tim kebanggaan Kota Kediri tersebut tergabung di Grup E bersama empat tim lainnya, yakni Madiun Putra, Persela Lamongan, AC Majapahit, dan Nganjuk Ladang. Dengan status sebagai tuan rumah, Inter Kediri menargetkan hasil maksimal sekaligus mengharumkan nama Kota Kediri.
Seluruh pertandingan Grup E dijadwalkan berlangsung di Stadion Ngronggo Sport Centre, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Penunjukan stadion tersebut dilakukan sebagai bentuk optimalisasi fasilitas olahraga yang tersedia di Kota Kediri sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan kompetisi usia muda bergengsi di Jawa Timur.
Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi, membenarkan bahwa Inter Kediri akan menjadi tuan rumah pada fase penyisihan Grup E. Menurutnya, penggunaan Stadion Ngronggo Sport Centre dipilih karena Stadion Brawijaya saat ini diprioritaskan untuk kebutuhan kompetisi Liga 1 yang akan segera bergulir.
“Stadion Brawijaya dimaksimalkan untuk pertandingan Liga 1 Persik Kediri yang dijadwalkan kick off pada 4 September mendatang. Karena itu, kami memaksimalkan penggunaan Stadion Ngronggo Sport Centre sebagai venue Piala Soeratin U-17,” ujar Tomi saat dikonfirmasi awak media.
Ia menjelaskan, pertandingan Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026 akan mulai digelar pada 10 Agustus 2026. Turnamen ini menjadi salah satu ajang pembinaan pemain muda terbesar di Jawa Timur dengan melibatkan 69 tim peserta yang terbagi ke dalam 16 grup.
Tomi menilai persaingan di Grup E tidak akan mudah mengingat seluruh peserta memiliki kualitas yang patut diperhitungkan. Meski demikian, ia tetap optimistis Inter Kediri mampu tampil kompetitif dan meraih hasil terbaik di hadapan pendukung sendiri.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Tim yang saat ini ditangani Pelatih Kepala Coach Rudi menunjukkan performa yang terus meningkat selama masa persiapan. Dalam dua laga uji coba terakhir, Inter Kediri berhasil mencatat kemenangan meyakinkan dengan mengalahkan Nganjuk Ladang 5-0 dan Persiga Trenggalek dengan skor telak 6-1.
“Kita bersyukur kondisi tim saat ini sedang on fire. Hasil uji coba memberikan kepercayaan diri kepada para pemain. Semoga anak-anak dapat menikmati setiap pertandingan, bermain maksimal, dan mampu meraih prestasi di Piala Soeratin U-17 Jawa Timur tahun ini,” kata Tomi.
Dukungan sebagai tuan rumah diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda Inter Kediri untuk tampil percaya diri sepanjang turnamen. Piala Soeratin sendiri selama ini dikenal sebagai kompetisi pembinaan yang melahirkan banyak pesepak bola berbakat, sehingga penampilan apik di ajang ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para pemain menuju level kompetisi yang lebih tinggi.


