Guyub FC Juarai Piala Kapolres Kediri KU-10, Bukti Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Semakin Berkembang

Kediri – Turnamen Sepak Bola Kelompok Umur (KU) 10 Piala Kapolres Kediri 2026 resmi berakhir dengan SSB Guyub FC keluar sebagai juara setelah melalui persaingan ketat yang diikuti 23 Sekolah Sepak Bola (SSB). Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, pelatih, serta masyarakat.
Partai final yang digelar di Stadion Canda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri, pada Jumat (26/6/2026), berlangsung penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., jajaran Pejabat Utama Polres Kediri, serta Ketua KONI Kabupaten Kediri yang turut memberikan dukungan kepada para pemain muda.
Pada akhir kompetisi, SSB Guyub FC berhasil mengangkat trofi juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Posisi runner-up diraih SSB Garuda Sena, sementara peringkat ketiga ditempati SSB Angsa Putih dan SSB Tamtama FC harus puas berada di posisi keempat. Seluruh tim menunjukkan semangat juang dan sportivitas yang tinggi selama pertandingan berlangsung.
Turnamen yang dimulai sejak Kamis (25/6/2026) tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi pesepak bola usia dini. Setiap pertandingan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain dalam mengasah kemampuan teknik, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai disiplin dan kerja sama tim.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan atlet muda. Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang untuk terus belajar melalui pengalaman bertanding agar kemampuan dan karakter mereka dapat berkembang secara optimal.
“Anak-anak membutuhkan kesempatan untuk bertanding dan belajar dari setiap pertandingan. Dari situ karakter, mental, dan sportivitas mereka ikut terbentuk,” ujar AKBP Bramastyo usai penutupan turnamen, Jumat (26/6/2026).
Lebih lanjut, Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan. Ia menilai lahirnya atlet-atlet berprestasi tidak terlepas dari proses pembinaan yang panjang, dukungan orang tua, pelatih, serta tersedianya kompetisi yang rutin bagi para pemain usia dini.
“Prestasi lahir dari proses yang panjang. Dukungan orang tua, pelatih, dan kesempatan berkompetisi menjadi bekal penting bagi mereka untuk berkembang,” tambahnya.
Turnamen Sepak Bola KU-10 Piala Kapolres Kediri menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menunjukkan komitmen Polres Kediri dalam mendukung pembinaan olahraga. Melalui kolaborasi bersama insan olahraga, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan akan lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kediri di tingkat yang lebih tinggi pada masa mendatang.
(guh)


