Pj Wali Kota Kediri Buka Lomba Mewarnai di Hutan Joyoboyo untuk Peringati World Clean Up Day
KEDIRI – Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka Lomba Mewarnai dalam rangka memperingati World Clean Up Day pada Kamis (21/11) di Hutan Joyoboyo. Acara ini diikuti oleh siswa TK dan PAUD se-Kota Kediri, dengan tema mewarnai gambar yang mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam sambutannya, Zanariah menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk peringatan berbeda dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu, aksi bersih-bersih dilakukan oleh komunitas peduli lingkungan, siswa sekolah, dan paguyuban pedagang. Tahun ini, kami melibatkan anak-anak TK dan PAUD untuk memperingati World Clean Up Day melalui lomba mewarnai,” ujarnya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan anak-anak pada pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Menurut Zanariah, pengalaman menikmati udara segar di antara pohon rindang, bermain di luar ruangan, dan mengenal beragam tumbuhan akan membantu membangun kesadaran mereka terhadap lingkungan hidup.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
“Kami ingin anak-anak memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bijak dalam mengelola sampah. Dengan langkah ini, kami berharap karakter peduli lingkungan dapat tertanam sejak usia dini,” jelas Zanariah. Ia juga meminta kepala sekolah dan guru untuk memberikan pendidikan lingkungan hidup sederhana, seperti bijak menggunakan plastik, membuang sampah pada tempatnya, dan menghemat air.
Selain memperingati World Clean Up Day, kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November. Dengan tema Listen To The Future, Zanariah mengajak para guru dan orang tua untuk lebih mendengarkan aspirasi, impian, dan visi anak-anak demi masa depan yang lebih baik. “Salah satu caranya adalah menyediakan lingkungan yang lestari bagi kehidupan mereka di masa depan,” tambahnya.
Dalam pesannya kepada para peserta lomba, Zanariah mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan di mana pun berada. “Buang sampah pada tempatnya, dan jika melihat sampah yang tertinggal, segera buang ke tempat sampah,” katanya. Ia juga mengajak anak-anak untuk menikmati suasana luar kelas dengan bahagia dan menjalin pertemanan baru.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat Kota Kediri, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Kepala DLHKP Imam Muttakin, Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, camat, kepala TK dan PAUD se-Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda Kota Kediri semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, sehingga nilai-nilai kelestarian alam dapat terus diwariskan untuk masa depan yang lebih baik.