Berita

Perkuat Toleransi & Cegah Pelanggaran HAM, Pemkab Kediri Tancap Gas Lewat Program Strategis

KEDIRI — Pemerintah Kabupaten Kediri menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pencegahan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, adil, dan berkeadaban.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia bagi Masyarakat di Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait pentingnya penghormatan terhadap HAM.

Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Jawa Timur tersebut mengusung tema “Toleransi dalam Perbedaan: Penguatan HAM untuk Masyarakat Kediri yang Berbudaya”. Kegiatan ini digelar di Grand Surya Hotel Kediri, Rabu (22/4), dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Dewi Mariya Ulfa atau yang akrab disapa Mbak Dewi menegaskan bahwa nilai-nilai HAM merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, tanpa penghormatan terhadap HAM, sulit mewujudkan masyarakat yang damai dan bermartabat.

Sebagai langkah konkret dalam pencegahan pelanggaran HAM, Pemerintah Kabupaten Kediri telah membentuk sejumlah unsur strategis. Di antaranya adalah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Tim Kewaspadaan Dini Daerah melalui kegiatan cipta kondisi.

Ketiga unsur tersebut disebut bekerja secara sinergis dalam melakukan mitigasi, deteksi dini, serta pencegahan terhadap berbagai potensi konflik sosial. Upaya ini dinilai penting guna menjaga stabilitas daerah sekaligus mencegah munculnya pelanggaran HAM di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Mbak Dewi menjelaskan bahwa FKDM memiliki peran vital dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk mengidentifikasi potensi konflik sejak dini. Sementara itu, FKUB berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sehingga nilai toleransi tetap terjaga dengan baik.

Melalui kegiatan penguatan kapasitas HAM ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kemampuan masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Edukasi semacam ini dinilai penting agar masyarakat tidak hanya memahami HAM secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Mas Bupati berharap melalui kegiatan ini kita semua semakin memperkuat komitmen dalam menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia, meningkatkan toleransi, serta menjaga kondusivitas daerah Kabupaten Kediri,” ujar Mbak Dewi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, Toar R. E. Mangaribi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Kediri. Ia menilai berbagai program yang telah dijalankan menjadi bukti nyata keseriusan dalam mencegah potensi pelanggaran HAM.

Menurutnya, Kediri merupakan lokasi yang tepat untuk penguatan nilai-nilai HAM. Ia berharap pesan tentang kesetaraan, keadilan, dan toleransi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat benar-benar diterapkan secara nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Sumber : Dinas Kominfo Kabupaten Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”