Berita

Brimob Polda Jatim Kerahkan Randurlap dan Water Treatment, Pasok Makanan dan Air Bersih untuk Pengungsi NTT

MANGGARAI, NTT — Personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jawa Timur terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Melalui Operasi Aman Nusa II, sebanyak 17 personel BKO Satbrimob Polda Jatim dikerahkan ke Pos Pengungsian Kompleks Barang Kolong, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Sabtu (22/8/2026). Kehadiran personel di lokasi menjadi bagian dari upaya penanganan dan pemulihan pascabencana.

Untuk memastikan kebutuhan makanan pengungsi terpenuhi, Satbrimob Polda Jatim membawa satu unit Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap). Kendaraan tersebut digunakan untuk memasak dan menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak gempa.

Dalam sehari, dapur lapangan tersebut mampu menyediakan sebanyak 1.950 porsi makanan. Jumlah itu dibagi menjadi tiga kali waktu makan, yakni 650 porsi untuk makan pagi, 650 porsi makan siang, dan 650 porsi untuk makan malam.

Selain kebutuhan pangan, persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian personel Satbrimob Polda Jatim. Tim Water Treatment diterjunkan ke lokasi pengungsian untuk memproses sekaligus menyalurkan air bersih yang layak digunakan oleh warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Upaya tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih berada di tenda-tenda darurat. Pemenuhan kebutuhan makanan dan air bersih menjadi penting mengingat aktivitas warga terdampak masih terbatas akibat kondisi pascabencana.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, langkah cepat yang dilakukan personel Satbrimob merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan diberikan dengan menyesuaikan kebutuhan yang ditemukan langsung di lapangan.

“Personel Satbrimob Polda Jatim diterjunkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan,” ujar Kombes Abast.

Ia menegaskan, distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus menjadi prioritas selama masyarakat masih harus bertahan di tenda-tenda pengungsian. Polri akan menyesuaikan dukungan dengan perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

Kombes Abast menambahkan, keterlibatan personel Satbrimob tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat selama proses penanganan bencana berlangsung.

“Polri berkomitmen untuk tetap mendampingi korban bencana hingga situasi di wilayah terdampak benar-benar pulih,” pungkas Kombes Abast.

(guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”