Polsek Kandangan Pasang Banner Imbauan di Jalur Rawan Pohon Tumbang Hutan Perhutani Kediri
Kediri – Polsek Kandangan bersama Perhutani mengambil langkah antisipatif dengan memasang banner imbauan di jalur Hutan Perhutani Dusun Putuk, Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya pohon tumbang di kawasan tersebut, terutama saat musim hujan dan angin kencang.
Kapolsek Kandangan, AKP Wahyu Hariadi, menjelaskan bahwa pemasangan banner tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas. “Masyarakat yang melintas di area RPH tersebut agar lebih berhati-hati dan waspada serta sadar diri akan rawan terjadinya pohon, ranting, dan dahan tumbang,” ujarnya pada Selasa (10/12/2024).
Menurut AKP Wahyu, jalur Hutan Perhutani di Dusun Putuk memang dikenal sebagai area rawan pohon tumbang, terutama saat musim hujan disertai angin kencang. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.
- Gerindra Kediri Berbagi di Ramadan: Ratusan Takjil Dibagikan, Safari Politik Perkuat Soliditas Kader
- Pantau Ketat Rekrutmen Polri 2026, Kapolres Kediri Kota Tegas: Nol Calo, Semua Harus Transparan!
- Zakat Fitrah Disalurkan Langsung, Kapolres Kediri Kota Perkuat Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga
- Diserbu Warga, Bazar Ramadan Presisi Polres Kediri Ludes dalam Hitungan Jam
- Kapolda Jatim Tinjau Kesiapan Posyan Terpadu di Alun-Alun Kota Mojokerto Jelang Mudik Lebaran
Selain itu, Kapolsek menambahkan bahwa potensi pohon tumbang dapat menyebabkan kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, pemasangan banner imbauan ini diharapkan dapat mencegah masyarakat menjadi korban dari insiden semacam itu.
“Dengan dipasang imbauan tersebut, masyarakat diharapkan lebih waspada dan menghindari risiko menjadi korban akibat pohon tumbang maupun musibah lainnya,” lanjut AKP Wahyu.
Pemasangan banner ini juga merupakan bentuk kerja sama antara Polsek Kandangan dan pihak Perhutani dalam menjaga keamanan di kawasan tersebut. Keduanya berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan di area rawan demi keselamatan masyarakat.
Masyarakat yang sering melintasi jalur tersebut menyambut baik langkah ini. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait juga melakukan penanganan lanjutan, seperti pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, untuk meminimalisir risiko.
Langkah antisipatif seperti pemasangan banner dan sosialisasi dianggap penting, mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi warga sekitar. Keberadaan tanda peringatan diharapkan dapat menjadi pengingat agar pengguna jalan selalu berhati-hati, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
Dengan upaya ini, diharapkan potensi bahaya di jalur rawan pohon tumbang dapat diminimalkan, sehingga masyarakat merasa lebih aman saat melintas di kawasan Hutan Perhutani Dusun Putuk.
(guh)