Koleksi Almira ADS Bersinar di Catwalk Persit Bisa II, Jadi Magnet Penjualan Fashion Wastra
JAKARTA – Penampilan koleksi busana Almira ADS pada ajang Persit Bisa II sukses mencuri perhatian para pengunjung dan tamu undangan. Di hari kedua pelaksanaan acara, sesi catwalk menjadi salah satu agenda paling dinantikan karena menampilkan beragam karya fashion berbasis wastra nusantara dengan sentuhan modern dan elegan.
Salah satu penampilan yang paling memukau datang dari koleksi busana milik Ny. Almira Try Suhandy MS melalui label Almira ADS. Dalam peragaan tersebut, berbagai desain busana modern berbahan kain tenun nusantara tampil anggun di atas panggung dan mendapat apresiasi tinggi dari para tamu yang hadir.
Setiap koleksi yang diperagakan menampilkan perpaduan harmonis antara keindahan kain tradisional Indonesia dengan konsep fashion kontemporer. Sentuhan desain yang lembut, elegan, dan berkelas membuat karya Almira ADS menjadi salah satu pusat perhatian dalam ajang pameran tersebut.
Tidak hanya menampilkan karya terbaiknya, Ny. Almira Try Suhandy MS juga turut berjalan di atas catwalk bersama para model. Kehadirannya di panggung menunjukkan rasa bangga terhadap karya yang dihasilkan sekaligus menjadi simbol perempuan kreatif Indonesia yang mampu mengangkat kain tenun menjadi produk fashion modern bernilai tinggi.
Kesuksesan Almira ADS semakin terasa ketika Booth 18 yang menampilkan koleksi busana tersebut mendapat kunjungan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak bersama Ibu Uli Simanjuntak. Kehadiran keduanya menjadi perhatian tersendiri bagi para pengunjung sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap karya kreatif perempuan Indonesia di bidang fashion wastra.
Dalam kesempatan itu, Ibu Uli Simanjuntak juga terlihat menunjukkan ketertarikan secara langsung terhadap koleksi Almira ADS dengan membeli salah satu produk busana yang dipamerkan. Koleksi tersebut dinilai memiliki karakter elegan, modern, dan tetap menampilkan kesan anggun yang sesuai dengan karakter penampilan beliau.
Usai sesi catwalk berlangsung, suasana di Booth 18 langsung dipadati pengunjung yang penasaran ingin melihat lebih dekat koleksi busana yang sebelumnya tampil memukau di atas panggung. Banyak pengunjung tidak hanya datang untuk mengagumi detail desain dan kualitas bahan, tetapi juga mencoba hingga membeli langsung produk yang dipamerkan.
Perpaduan desain modern dengan sentuhan wastra nusantara membuat koleksi Almira ADS menjadi salah satu magnet utama dalam pameran. Para pengunjung menilai busana tersebut memiliki karakter eksklusif, elegan, serta nyaman digunakan untuk berbagai kesempatan formal maupun semi formal.
Pada hari kedua pameran, capaian penjualan Almira ADS menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Sebanyak 17 potong busana berhasil terjual, sementara stok yang tersedia di booth hampir seluruhnya habis dan hanya menyisakan empat busana siap jual.
Tingginya antusiasme pengunjung juga terlihat dari banyaknya pemesanan melalui sistem pre-order. Tercatat sebanyak 10 potong busana dipesan khusus oleh calon pembeli yang tertarik dengan desain tertentu. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa produk fashion berbasis budaya lokal memiliki daya tarik kuat sekaligus potensi ekonomi yang besar di industri fashion nasional.
Keberhasilan Almira ADS dalam ajang Persit Bisa II menunjukkan bahwa kain tenun dan wastra nusantara mampu tampil membanggakan di panggung fashion modern. Dukungan masyarakat terhadap produk lokal berbasis budaya juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri kreatif Indonesia ke depan.
(guh)