Diskominfo Kabupaten Kediri Bekali KIM Kemampuan AI untuk Tingkatkan Kreativitas Konten Digital

KEDIRI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri terus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat melalui pemanfaatan teknologi terkini. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar kegiatan Pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) bertema “Optimalisasi AI Bagi Konten Kreator” yang berlangsung di Kantor Diskominfo Kabupaten Kediri, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota KIM dari sejumlah desa, yakni Desa Mlancu, Kerkep, Toyoresmi, Keling, dan Jong Biru. Selain itu, pembinaan juga melibatkan anggota Komunitas Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK) sebagai bagian dari upaya mendorong inklusivitas dalam pengembangan kemampuan digital masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten Kediri berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dinilai membuka berbagai peluang baru dalam pengelolaan dan penyebaran informasi di era digital.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri, Diana Herawati, mengatakan bahwa KIM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Keberadaan KIM tidak hanya membantu menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif, tetapi juga memperkuat hubungan komunikasi antara pemerintah dan warga.
“KIM juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga,” ujar Diana.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini menuntut masyarakat untuk terus beradaptasi dengan berbagai inovasi yang muncul. Salah satu teknologi yang memiliki potensi besar adalah AI, yang kini telah dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk dalam produksi dan pengelolaan konten digital.
Diana menjelaskan, penggunaan AI dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam proses pembuatan konten. Teknologi tersebut memungkinkan kreator memperoleh ide lebih cepat, menyusun materi secara lebih sistematis, hingga menghasilkan konten yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan audiens.
“Pemanfaatan AI juga dapat meningkatkan efisiensi dalam proses produksi konten digital,” jelasnya.
Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi praktis terkait pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas sebagai kreator konten. Materi yang diberikan meliputi teknik mencari ide konten, menyusun naskah, membuat desain visual, hingga strategi mengoptimalkan publikasi konten melalui berbagai platform digital.
Melalui penguasaan teknologi tersebut, anggota KIM diharapkan mampu menghasilkan konten yang lebih kreatif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Konten yang berkualitas dinilai dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Potensi yang dapat dipromosikan melalui konten digital antara lain sektor pariwisata, produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kekayaan budaya, hingga berbagai keunggulan lokal lainnya yang menjadi identitas Kabupaten Kediri. Dengan promosi yang tepat, potensi daerah diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Diskominfo Kabupaten Kediri berharap pemanfaatan AI dilakukan secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab. Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh melalui pembinaan ini, anggota KIM diharapkan mampu menjadi agen informasi yang inovatif sekaligus berperan aktif dalam mendukung promosi potensi daerah serta pembangunan Kabupaten Kediri di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
Sumber : Dinas Kominfo Kabupaten Kediri


